Deskripsi Kurikulum S1

Dalam rangka pengamalan pasal 29 UU DIKTI 12/2012 dan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi, maka sejak tahun akademik 2014/2015, Prodi Sarjana Fisika UNAND telah menggunakan kurikulum berbasis KKNI. Sebelum tahun akademik 2014/2015 proses pembelajaran mengacu kepada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan jumlah sks minimum untuk kelulusan adalah 149 sks sedangkan sejak tahun akademik 2014/2015 sampai sekarang proses pembelajaran mengacu kepada kurikulum berbasis KKNI dengan jumlah sks minimum untuk kelulusan adalah 144 sks yang terdiri atas 110 sks mata kuliah wajib dan 34 sks mata kuliah pilihan. Seluruh beban studi tersebut harus diselesaikan dalam delapan semester atau lebih cepat, dan selama-lamanya dalam 14 semester.

Beban studi yang sebanyak 144 sks tersebut tersusun atas sejumlah mata kuliah wajib dan pilihan yang tersebar dalam delapan semester. Secara umum mata kuliah yang terletak pada semester ganjil (yaitu semester 1, 3, 5 dan 7) hanya akan dibuka pada semester ganjil pada setiap tahun akademik. Demikian juga mata kuliah yang terletak pada semester genap (yaitu semester 2, 4, 6 dan 8) hanya akan dibuka pada semester genap pada setiap tahun akademik. Namun ada beberapa mata kuliah yang dibuka pada kedua semester ganjil dan genap, yaitu PAP-413 Tugas Akhir I, PAP-414 Tugas Akhir II, PAP-423 PKL, AND-401 KKN, dan Kapita Selekta Fisika. Beberapa mata kuliah juga disertai dengan praktikum (yang ditandai oleh tanda * di belakang nama mata kuliah). Praktikum dari setiap mata kuliah dilaksanakan secara terpisah di luar jadwal kuliah di laboratorium.

Read 148 times Last modified on Selasa, 28 Februari 2017 15:16