BATAN Bekerjasama dengan Jurusan Fisika Selenggarakan Forum Diskusi Proteksi Radiasi di Bidang Medis

22 November 2017

Padang (Fisika-Unand)- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas (Unand) menyelenggarakan Forum Diskusi Proteksi Radiasi di Bidang Medis yang dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Efrizon Umar, MT selaku Deputi Kepala BATAN Bidang Sains dan Applikasi Teknologi Nuklir di Ruang Plaza FMIPA Unand pada tanggal 22 November 2017. Diskusi dengan tema “Meningkatkan Pemahaman dan Penerapan Upaya Proteksi Pada Pemanfaatan Radiasi Pengion di Rumah Sakit” ini juga dihadiri oleh Kepala Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi BATAN, Dr. Abarrul Ikram. Acara dimulai dengan laporan ketua penyelenggara oleh Prof.  Drs. Eri Hiswara, M.Sc (PTKMR-BATAN)  dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Dekan FMIPA Unand, Prof. Dr. Mansurdin.

Empat pemateri berbagi pengetahuan dalam kegiatan ini. Tiga pemateri berasal dari BATAN yaitu Prof. Drs. Eri Hiswara, M.Sc., dr. Nastiti Rahajeng, Sp. Onk. Rad, Nur Rahmah Hidayati, M.Sc dan satu pemateri berasal dari Jurusan Fisika Unand yaitu Dian Milvita, M.Si. Hal yang dibahas selama forum yang berlangsung selama 4 jam ini adalah tentang United Nations Scientific Committee on the Effects of Atomic Radiation (UNSCEAR), Proteksi Radiasi di Rumah Sakit, dan Status Mutakhir Efek Radiasi Pengion Pada Kesehatan. Dalam diskusi terlihat bahwa pemanfaatan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Namun, pemanfaatan radiasi di bidang kedokteran ini telah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap paparan radiasi yang diterima oleh manusia. Sumber radiasi dari aktifitas pemanfaatan radiasi di bidang kesehatan meliputi radiodiagnostik, radioterapi dan kedokteran nuklir. Dengan demikian, asas proteksi radiasi memiliki peranan yang sangat penting untuk menjamin agar radiasi yang dihasilkan dari kegiatan di bidang kesehatan memberikan manfaat yang optimal.

Jurusan Fisika UNAND merupakan salah satu Jurusan Fisika di Indonesia dengan SDM bidang nuklir terbaik. Jurusan didukung oleh tiga staf bergelar doktor dan dua staf bergelar master yaitu Dian Milvita, M.Si; Dr. Dian Fitriyani; Dr. Imam Taufiq; Dr. Mohamad Ali Shafii dan Feriska Handayani Irka, M.Si. Untuk kegiatan forum diskusi ini, Jurusan Fisika diwakili oleh Dian Milvita, M.Si  dan dihadiri oleh Dr. techn. Marzuki selaku Ketua Jurusan Fisika Unand beserta staf dosen.

Selama forum diskusi bayak muncul pertanyaan dari praktisi/pegawai rumah sakit yang sengaja diundang dalam acara ini. Pertanyaannya beragam mulai dari fisika radiasi hingga kegiatan teknis seperti kalibrasi alat. Sekitar 33 pegawai rumah sakit yang ada di Padang dan Bukittinggi menghadiri kegiatan ini. Selain itu, kegiatan ini juga diramaikan oleh 35 mahasiswa Fisika Universitas Andalas. Mata kuliah mengenai Proteksi Radiasi dan Fisika Medis merupakan mata kuliah pilihan di Prodi S1 Fisika Universitas Andalas. Mata kuliah ini sangat disukai mahasiswa yang terlihat dari banyaknya peminat mata kuliah ini setiap semesternya. Dalam menunjang tugas akhir bidang Fisika Medis, Jurusan Fisika Unand telah bekerjasama dengan BATAN dan beberapa rumah sakit. 

Semoga forum diksusi yang telah dilaksanakan di Jurusan Fisika ini, menambah motivasi mahasiswa untuk semakin mendalami bidang Proteksi Radiasi dan Fisika Medis. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi daerah Sumatera Barat yang merupakan salah satu daerah dengan Jurusan Fisika terbaik di Indonesia. Semoga kerjasama dengan BATAN ini akan semakin baik, dalam sinergisitas membangun riset dan applikasi nuklir nasional. (Ln, Mz)

Read 444 times

Info Penting

Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Genap 2017/2018 12-23 Maret 2018
Toggle Bar